• Home
  • Download
    • Premium Version
    • Free Version
    • Downloadable
    • Link Url
      • Example Menu
      • Example Menu 1
  • Social
    • Facebook
    • Twitter
    • Googleplus
  • Features
    • Lifestyle
    • Sports Group
      • Category 1
      • Category 2
      • Category 3
      • Category 4
      • Category 5
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Entertainment
  • Travel
  • Contact Us

MEMPERDALAM DIGITAL PUBLIC RELATIONS

 


Apa Itu Press Release ?

Press release adalah informasi yang dibuat dan disusun oleh Public Relations (PR) / disebut Humas di suatu industri, organisasi ataupun lembaga dengan tujuan memberikan informasi kepada publik melalui media massa/surat kabar baik online maupun offline. 

Press release bisa juga disebut sebagai Siaran Pers ataupun Pers Rilis.

Pers Rilis juga dapat dipahami sebagai informasi/berita yang disebarluaskan oleh sebuah organisasi kepada khalayak melalui media massa seperti koran, televisi, radio, atau situs online dengan tujuan tertentu.

Tujuan pemberian press release untuk mendapatkan publisitas, promosi, branding, atau pencitraan.


Jenis-Jenis Press Release

  • General News / Berita Umum / Siaran Berita.                                                                  Merupakan bentuk paling umum dari press release, yang berisikan berita tentang sebuah peristiwa. Jenis ini lazim digunakan dan umumnya dipakai oleh beberapa pihak dalam menyampaikan berita.
  • Event Press Release / Siaran Pers Acara.                                                                      Digunakan untuk mempromosikan acara yang diselenggarakan. Press release jenis ini menjelaskan detail-detail tentang event yang sedang terlaksana di sebuah tempat.
  • Launch Release / Siaran Pers Peluncuran Bisnis / Bisnis Baru.                                Format siaran pers ini mirip dengan rilis berita umum, tetapi lebih menekankan pada ketepatan waktu.
  • Product Press Release / Peluncuran dan Pengumuman Produk.                                Berisikan spesifikasi produk yang mengumumkan produk atau fitur baru dan harus memastikan untuk menyoroti aspek-aspek menarik yang membuat berita ini layak untuk diberitakan.
  • Executive, Staff, dan Employee Press Release / Siaran Pers Perubahan Eksekutif, Staf, dan Karyawan.                                                                                                         


Teknik Pembuatan Press Release


Menemukan Intisari 

Dalam penyusunan rilis adalah memikirkan dan menentukan intisari atau tema dari informasi yang akan disampaikan kepada masyarakat. Jika tema sudah ditentukan, selanjutnya akan lebih mudah. Dan tema tersebut dapat dijadikan judul untuk press release.

Judul yang diambil haruslah unik sehingga pembaca tertarik untuk membaca. Hal ini sangat penting karena yang pertama dibaca kali pertama dari sebuah artikel adalah judul.


Membuat Judul Press Release 

  1. Judul harus singkat dan padat.
  2. Gunakan kalimat aktif.
  3. Nama orang bisa jadi judul.


Menggunakan Teori Piramida Terbalik 

Pada press release, bagian awal konten setelah judul utama dan subjudul (jika ada) dapat kamu isi dengan lead (news lead). Pembuat press release harus menyusun rangkaian kata-kata sehingga membentuk paragraf yang dapat menjelaskan isi dari keseluruhan release tersebut.


News lead merupakan ujung tombak dari sebuah press release.

Sebagai bagian kedua yang akan dibaca setelah judul, lead harus dapat menjelaskan intisari dari release, maka pembaca tidak akan mendapatkan informasi yang mereka butuhkan secara menyeluruh dan begitu pula sebaliknya.

Perlu diingat juga bahwa ruang berita terbatas. Sehingga umumnya jumlah karakter dalam rilis sudah ditentukan batas maksimalnya. Kita perlu menyusun rilis secara baik, ringkas dan padat serta jelas.


5W+1H

Rumusan 5W1H diperkenalkan pertama kali oleh seorang penulis novel, cerita pendek, dan penyair. Rumusan 5W1H miliknya dinilai menjadi yang paling mudah untuk memecahkan berbagai masalah dan merumuskan informasi. Meski terlihat ringkas, unsur 5W1H dianggap mampu menjadi pedoman penuh untuk mengembangkan suatu cerita atau informasi.

Urutan penggunaan 5W+1H bebas sesuai selera penulis. Gunakan ejaan yang baik dan benar sesuai EYD.

  • Who (Siapa)
  • When (Kapan)
  • Where (Dimana)
  • What (Apa yang terjadi)
  • Why (Mengapa bisa terjadi)
  • How (Bagaimana bisa terjadi)

Menambahkan Ilustrasi 

Tidak hanya berfungsi sebagai penambah estetika, penggunaan foto yang memiliki nilai story telling, dapat menambah kedalaman informasi.

Penggunaan ilustrasi yang menarik juga bertujuan untuk meningkatkan rasa keingintahuan pembaca. Dengan menggunakan gambar ilustrasi yang menarik secara tidak langsung memberikan gambaran kepada pembaca mengenai isi rilis.


Check and Re-Check

Sangat terlihat tidak profesional, bila dalam rilis berita terdapat banyak kesalahan ketik. Terutama pada rilis yang dikeluarkan oleh pemerintah, kesalahan ketik terutama kesalahan data tidak boleh terjadi.

Pengecekan ulang dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi kesalahan-kesalahan tersebut.

Narahubung / contact person juga perlu dicantumkan dalam rilis. Dengan tujuan agar media dapat menghubungi sewaktu-waktu bila terdapat beberapa hal yang ingin dikonfirmasikan. Tetapi tidak perlu dikhawatirkan, karena narahubung ini hanya untuk konfirmasi dan tidak dirilis dalam media.

Wrote by Nadira Nursyahrani Astadipura

 


APA ITU PUBLIC RELATIONS ? 

Public Relation atau Humas merupakan proses interaksi antara organisasi dengan masyarakat dalam menciptakan opini publik, menanamkan pengertian, memberikan persepsi, menumbuhkan motivasi dan menciptakan partisipasi publik.

Pengertian lainnya yaitu sebagai sebuah usaha yang dilakukan secara terus menerus dan secara sengaja untuk membangun dan mempertahankan pengertian timbal balik antara organisasi dengan masyarakat.


Pengertian Menurut Para Ahli 

  1. Marston memberikan pemahaman public relation merupakan suatu perencanaan dengan menggunakan komunikasi persuasive dengan tujuan mempengaruhi persepsi masyarakat.
  2. Maria, pakar public relation mengatakan bahwa public relation merupakan kelangsungan hidup suatu organisasi.
  3. Alma, dengan mengatakan bahwa PR merupakan kegiatan komunikasi yang ditujukan untuk membangun citra baik suatu organisasi atau perusahaan.

    Jadi sudah bisa dibayangkan kan profesi public relation ini seperti apa. PR merupakan penghubung perusahaan/ organisasi dengan masyarakat sehingga sering disebut sebagai humas yang merupakan singkatan dari hubungan masyarakat.


Tujuan Public Relations
  1. Membuat citra positif organisasi/ perusahaan dimata pihak eksternal atau masyarakat
  2. Upaya efektif untuk membangun pengenalan brand dan brand awareness
  3. Mendorong terciptanya hubungan baik, hubungan saling pengertian antara perusahaan organisasi dengan public
  4. Mendorong sinergi fungsi komunikasi pemasaran melalui public relation
  5. Merupakan salah satu bauran pemasaran dalam konsep komunikasi pemasaran

Apa Yang Dilakukan Seorang Public Relations ?

Profesi PR ada kalanya memang harus berinteraksi langsung dengan masyarakat. Turun mendekat dan berinteraksi, membina hubungan dan membuat kesan positif.

Namun pada era komunikasi 4.0 seperti ini profesi PR adaa kalanya ada dibalik layar dan hadir kepada masyarakat melalui ide ide yang difasilitasi dengan teknologi. Banyak program PR didesain untuk membangun interaksi secara virtual.

Tugas Public Relations
  1. Merancang program komunikasi perusahaan khususnya yang berkaitan dengan persepsi atau citra
  2. Melaksanakan fungsi komunikasi perusahaan secara terencana dan kontinyu
  3. Melakukan evaluasi dan pemantauan program atau kegiatan komunikasi yang berjalan
  4. Memberikan masukan kepada perusahaan terkait langkah- langkah yang harus ditempuh perusahaan untuk menyelesaikan maslaah atau menciptakan perubahan kearah yang lebih baik
  5. Mendapatkan input dari pihak eksternal atau masyarakat untuk perusahaan
  6. Mengelola media internal perusahaan
  7. Memberikan respon terkait pertanyaan, keluhan atau masukan yang ditujukan untuk perusahaan
Wrote by Nadira Nursyahrani Astadipura

 


 
APA ITU EIGER?

    Eiger atau PT Eigerindo Multi Produk Industri adalah perusahaan dan merek yang berasal dari Indonesia, yang memproduksi brand peralatan kegiatan outdoor. Perusahaan ini memproduksi untuk kegiatan mendaki gunung, berkemah, dll.


BACKGROUND OF ISSUE

·         Pendahuluan

    Kebutuhan dalam menggunakan media sosial kini tak terlepas dari kehidupan sehari-hari. Kini banyak influencer media sosial memainkan peran sebagai penerus informasi suatu produk kepada masyarakat luas melalui berbagai platform media social, tak terkecuali media sosial Youtube yang menjadi pilihan ideal dalam membuat video berdurasi panjang dan praktis.

    Dalam membuat konten di media sosial, para influencer setidaknya mempertimbangkan beberapa hal terkait konten yang akan mereka buat dan publikasikan, seperti dari segi keuntungan atau profit adsense yang akan didapat, engagement dengan para followers atau subscriber serta untuk menarik perhatian mitra atau brand pada channel sosial media.


Awal Mula Permasalahannya 

    Pada awalnya seorang youtuber yang bernama Dian widiyanarko mereview sebuah Produk dari Brand Eiger dengan inisiatif memakai uang sendiri tanpa endors atau adanya bayaran apapun dari brand tersebut.

    Pada tanggal 29 Januari menjadi awal mula kemunculan isu surat keberatan yang diterima oleh konten Youtuber Duniadian dari brand Eiger, surat keberatan yang Ia terima sebelumnya juga pernah didapatkan oleh beberapa Youtuber lain yang berisi visualisasi dari postingan konten review produk kacamata yang di terima kurang bagus dan pihak Eiger meminta untuk diperbaiki dan diunggah kembali. Hal inilah yang membuat youtuber Duniadian merasa geram dan membagikan postingannya ke twitter dan instagram. Pasca postingan tersebut ramai, mayoritas pengguna media sosial yang terpapar informasi tersebut pun mendukung aksi youtuber Duniadian dengan menyerbu beberapa postingan Eiger di Instagram dan Twitter dengan menulis komentar yang berisi sindiran dan kecaman kepada pihak Eiger.

Dian Widiyanarko, melalui akun Twitter @duniadian, mengunggah foto yang menunjukkan surat keberatan dari pihak Eiger. Berikut tiga poin isi surat keberatan tersebut:

1.    Kualitas video review produk yang kurang bagus dari segi pengambilan video yang menyebabkan produk kami terlihat berbeda baik dari segi warna, bahan dan aksesoris menjadi terlihat kurang jelas.

2.    Adanya suara di luar video utama yang dapat mengganggu sehingga informasi tidak jelas bagi konsumen.

3.    Setting lokasi yang kurang proper bagi pengambilan gambar.


Setelah menerima Surat keberatan dari Eiger terkait Postingan konten review produk milik Youtuber Duniadian ini telah menyebar ke berbagai platform media sosial dengan cepat dan tak terbatas, yang menimbulkan berbagai macam reaksi negative dari netizen.


 Beragam reaksi dari netizen menunjukkan situasi semakin tidak baik bagi pihak Eiger, Hal inilah yang memicu terjadinya krisis dan dapat mengakibatkan reputasi yang buruk bagi Wiger jika tidak segera ditangani.

Melalui media sosial Twitter dan Instagram, Eiger melakukan komunikasi dua arah untuk meredam isu yang menerpa, yaitu dengan memberi feedback baik kepada youtuber Duniadian dan juga beberapa komentar pengguna media sosial.

fungsi public relation yang bertujuan untuk membangun hubungan harmonis antara publik dengan perusahaan dan dapat mempersuasi untuk merubah sikap masyarakat, dalam hal ini sikap negatif menjadi positif dalam bentuk dukungan dari isu perusahaan yang sedang terjadi sehingga diharapkan mampu mengembalikan citra positif.


STRATEGI PUBLIC RELATION YANG HARUS DILAKUKAN

1.    Feedback Permintaan maaf

mengakui isu tersebut memang betul dilakukan oleh pihak Eiger secara sigap, hal ini memberikan kesan bahwa pihaknya bertanggung jawab dan menunjukan itikad untuk meredam isu yang sedang berkembang di masyarakat. 

2.    Melakukan Follow up

Dengan melakukan follow up isu tersebut merupakan tidakan pencegahan yang dapat dilakukan oleh pihak Eiger agar tidak menjadi krisis berkepanjangan

3.    Brand harus merangkul content creator

Jika brand mendukung content creator maka mereka akan memberikan feedback terhadap produk yang sedang di review akan berkesan positif.

4.    Memposting surat resmi sebagai bentuk permintaan maaf kepada pubik.

pihak Eiger melayangkan surat terbuka dalam bentuk konten di Instagram yang berisi permintaan maaf kepada publik dan ucapan terimakasih terhadap sentimen negatif yang banyak diterimanya sebagai peringatan untuk memperbaiki sisi komunikasi kepada publik. 

5.    Melakukan Klarifikasi secara langsung oleh CEO Perusahaan

Strategi yang dilakukan public relation adalah melakukan klarifikasi secara langsung oleh CEO Eiger dalam bentuk video yang di upload ke media sosial resmi @eigerdventure dan seluruh media sosial Eiger di cabang wilayah. Dibantu dengan interaksi pada media relation, ini meliputi jurnalis, reporter, dan repost media sosial lainnya.




6.    Memberikan Discount dan Giveaway

Strategi yang diberikan Public Relation adalah memberikan discount dan giveaway. Hal tersebut bertujuan untuk menarik perhatian dan minat public terhadap Eiger.


EVALUASI

Selanjutnya pihak Eiger melakukan evaluasi pada isu yang sedang terjadi, bahwa kesalahan dalam publikasi surat keberatan Eiger kepada Youtuber disebabkan oleh perintah dari CEO Eiger, Ronny Lukito untuk mengirimkan surat keberatan atas visualisasi konten beberapa Youtuber yang kurang bagus. Di sisi lain, pihak Public Relations Eiger sudah memberikan saran dan peringatan akan efek negatif dari aktivitas tersebut, namun tidak dihiraukan oleh Ronny Lukito, sedangkan dalam surat keberatan tersebut bukan ditanda tangani oleh CEO secara langsung, namun ditandatangani oleh General Manager Legal dan HCCA, Hendra. Sehingga, sentimen negatif yang muncul juga terfokus pada Hendra yang terkesan secara langsung bertanda tangan dan seksligus mengadakan surat keberatan tersebut.

Kemudian pihak eiger perlu mengawasi konten yang menyangkut brand tersebut. bukan untuk diserang, tetapi harus mencoba memahami pendapat pubik tentang brand tersebut, dan belajar dari feedback yang diberikan serta jadikan landasan untuk terus meningkatkan kualitas produk tersebut (Eiger).

Langkah selanjutnya yaitu dengan memberikan konten creator akses ekslusif. Berikan mereka akses khusus secara resmi untuk menikmati produk sebelum launching ke public, sehingga mereka bisa membangun hype sebelum tanggal rilis sesungguhnya.




Wrote by Nadira Nursyahrani Astadipura

 PERAN PUBLIC RELATION DALAM MEMULIHKAN REPUTASI PERUSAHAAN

(Kasus Manajemen Krisis PT Kereta Commuter Indonesia Pasca Perubahan Sistem E-Ticketing)


Sumber : https://megapolitan.kompas.com/read/2018/07/21/19432601/ada-perbaikan-sistem-e-ticketing-antrean-penumpang-mengular-di-stasiun 


Peran PR sangat berhubungan erat dengan masyarakat, dimana seorang PR menjadi penghubung antara perusahaan dengan masyarakat terutama ketika sebuah perusahaan mengalami sebuah krisis. Krisis yang sedang terjadi di dalam perusahaan dapat mempengaruhi reputasi perusahaan tersebut. Dalam kasus ini seperti judul yang ada di atas yaitu membahas tentang peran Public Relation dalam memulihkan reputasi ketika perusahaan mengalami sebuah krisis yaitu perubahan sistem E-Ticketing.

A. Pendahuluan



Apa itu Humas (Public Relation) 
Humas adalah proses komunikasi strategis yang digunakan perusahaan, individu, dan organisasi untuk membangun hubungan yang saling menguntungkan dengan publik. 

Seorang spesialis hubungan masyarakat menyusun rencana komunikasi khusus dan menggunakan media dan media langsung dan tidak langsung lainnya untuk menciptakan dan mempertahankan citra merek yang positif dan hubungan yang kuat dengan audiens target. 

Apa Tujuan Humas ?
Tujuan Humas adalah untuk menjaga reputasi positif dan menjaga hubungan strategis dengan publik, calon pelanggan, mitra, investor, karyawan, dan pemangku kepentingan lainnya yang mengarah pada citra positif merek dan membuatnya tampak jujur, sukses, dan relvan. 

Pada kesempatan kali ini akan membahas tentang Kasus Manajemen Krisis PT Kereta Commuter Indonesia Pasca Perubahan Sistem E-Ticketing.


PT. Kereta Commuter Indonesia (PT KCI) mengalami sebuah krisis yang diakibatkan oleh berubahnya sistem E-Ticketing yang menyebabkan terganggunya jalur masuk tap in dan tap out di semua stasiun yang ada dalam lima rute utama yaitu : Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, Bekasi, dan sekitarnya. Hal ini pastinya membuat membuat kualitas pelayanan di mata masyarakat terlebih pengguna jasa komuter menurun, dan tentunya hal itu berdampak dengan reputasi dari perusahaan PT KCI ikut menurun.

Praktisi PR PT KCI harus mampu mengambil langkah untuk memulihkan reputasi perusahaan PT KCI. Oleh karena itu peran PR PT KCI sangat berpengaruh dalam menangani krisis yang disebabkan oleh perubahan sistem kartu multi trip KRL. Selain itu, tugas PR adalah mengklarifikasi pemberitaan yang telah menyudutkan perusahan PT KCI. Hal ini bertujuan agar pihak pengguna komuter dan PT KCI sama-sama merasa tidak dirugikan, karena dengan perubahan sistem E-Ticketing membuat para pengguna komuter merasa tidak nyaman terlebih dengan diadakannya karcis kertas sementara membuat perjalanan menggunakan kereta komuter menjadi tidak efektif, dan hal ini memuat jalur masuk dan keluar stasiun menjadi tidak kondusif sehingga banyak pengguna komuter secara sengaja masuk menerobos pintu masuk dan keluar di stasiun asal dan di stasiun tujuannya. 

Ada empat peran Public Relation yaitu : 
  1. Expert Preciber Communication, PR memiliki peran menjadi ahli dan penasihat bagi pimpinan organisasi dan perusahaan, peran sebagai penasihat meliputi memberikan masukan dan pertimbangan terkait pembuatan keputusan
  2.  Problem Solving Process Facilitator, PR berperan sebagai fasilitator ketika perusahaan atau organisasi menyelesaikan suatu masalah. PR dapat menjadi leader dalam menangani krisis yang sedang terjadi
  3. Communicator Facilitator, PR memiliki peran menjadi jembatan komunikasi antara organisasi, baik internal maupun eksternal, PR harus mampu sebagai penengah bila terjadi kesalahan persepsi dan
  4. Technician Communicator, PR dianggap sebagai pelaksana teknis komunikasi yang menyediakan layanan di bidang teknis.

B. Hasil Temuan 

Krisis yang dialami oleh PT Kereta Commuter Indonesia terjadi mulai hari Sabtu 21 Juli 2018, krisis ini terjadi karena adanya perubahan sistem yang bertujuan untuk mengembangkan sistem E- Ticketing . Perubahan sistem ini membuat para pengguna Commuterline dihimbau untuk antri dalam melakukan tap in dan tap out pada gate yang terdapat di setiap stasiun, antrian panjang ini juga disebabkan oleh sedikitnya gate yang befungsi untuk melakukan proses masuk dan keluar di Stasiun. Analisis dampak dari perubahan sistem E- Ticketing: Ketika terjadi perubahan sistem E-Ticketing berdampak pada penumpang KRL yang harus mengantri panjang ketika ingin masuk dan keluar stasiun.

Dampak dari perubahan sistem E-Ticketing sangat dirasakan oleh para pengguna KRL yang harus antri panjang , hal ini disebabkan oleh sebagian gate yang ada di stasiun tidak dapat dioperasikan. Banyak penumpang yang mengeluhkan kejadian ini, karena perubahan sistem ini sangat mengganggu aktivitas penumpang KRL. Adapun permohonan maaf PT KCI yang diwakilkan oleh VP CorCom , Eva Chairunisa tentang pembaharuan dan pemeliharaan sistem yang menyebabkan antrian panjang pada loket dan gate elektronik masuk dan keluar. Selain permohonan maaf dari VP CorCom adapun penjelasan dari petugas Stasiun tujuan dari perubahan sistem ini yaitu menghilangkan kartu KMT yang berseri 1001 karena kartu baru akan menggunakan cip dengan kualitas yang lebih baik.

Kesimpulannya bahwa perubahan sistem ETicketing yang dilakukan oleh PT Kereta Commuter Indonesia bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan integrasi antar moda, namun karena kurangnya mitigasi waktu dan sosialisasi tentang perubahan sistem ini, maka waktu perubahan sistem ini tidak sesuai dengan target yang ditentukan perusahaan, sebelumnya perusahaan telah menargetkan proses upgrade selama tiga hari di hari weekend sudah selesai dan pada hari Senin 23 Juni semua dapat berjalan dengan normal, namun kenyataannya sebaliknya hal ini membuat antrian yang panjang dan membuat pengguna KRL merasa dirugikan terutama dari segi waktu karena yang biasanya tidak harus antri membeli tiket, penumpang diharuskan membeli tiket karena diberlakukannya tiket kertas sebagai kebijakan yang dikeluarkan perusahaan ketika sistem tidak berjalan .Hal ini sesuai dengan pengertian krisis mendefinisikan krisis adalah peristiwa yang bersifat spesifik, tidak diharapkan, dapat terjadi setiap saat dan merupakan rangkian dari beberapa peristiwa menimbulkan ketidakpastian dan dapat mengancam tujuan organisasi.

Public Relations juga memiliki peran dalam suatu perusahaan,peranan praktisi PR menurut Dozier and Broom (dalam Rosady Ruslan , 2010:20) dibedakan menjadi dua peranan, yaitu peranan manajerial (Communication Manager Role) dan peranan teknis (Communication Technician Role). Peranan manajerial dapat diuraikan menjadi tiga bagian, yakni expert preciber facilitator, problem solving process facilitator dan communication facilitator . 
  1. Expert Preciber Communication, Dalam hal ini PR berberapan sebagai penasihat bagi pimpinan perusahaan, berupa masukan atau pertimbangan dalam membuat keputusan seperti memberi himbauan agar informasi tidak ada yang ditutup-tutupi, perusahaan tidak boleh memberikan pernyataan bohong atau dengan kata lain harus memberikan informasi yang jujur karena public memiliki hak untuk mengetahui fakta yang sebenarnya, dan memberi masukan untuk mengeluarkan tiket kertas dan melakukan konferensi pers. peran PR dalam PT Kereta Commuter Indonesia sudah berperan sebagai penasihat kepada para pimpinan manajemen untuk memberikan informasi sesuai dengan keadaan, dan memberikan masukan berupa pertimbangan dalam menjual tiket kertas.
  2. Problem Solving Process Facilitator, Peran PR sangat penting sebagai fasilitator ketika PT KCI menyelesaikan sebuah krisis, peran dalam hal ini memberikan informasi yang jelas tentang perkembangan atas penanganan krisis akibat perubahan sistem E-Ticketing, dalam hal ini PR harus tanggap dalam menyelesaikan masalah tersebut . Sesuai dengan hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa Public Relations PT Kereta Commuter Indonesia sudah menjalankan perannya sebagai leader dalam menangani krisis yang sedang terjadi dengan memberikan ruang pada pimpinan untuk mempelajari dan mengambil keputusan untuk masalah krisis tersebut.
  3. Communicator Facilitator, Peran PR sebagai jembatan komunikasi antara perusahaan dengan media ataupun pengguna KRL. Dalam hal ini seorang PR harus menjadi penengah antara perusahaan dengan media dengan memberikan informasi sesuai dengan hasil wawancara penulis dengan media dari Harian Nasional, Dian pada tanggal 21 November 2018 mengungkapkan bahwa PT KCI sudah memberikan informasi kepada pihak media, tidak hanya ketika ada krisis dalam perusahaan, PT KCI pun sering mengundang media dari berbagai acara, seperti pernyataan yang diberikan oleh Dian Berbeda dari sisi pengguna, Hamas sebagai admin dari komunitas “Commuters_UNJ” ketika ditanya soal informasi tentang perubahan sistem E-Ticketing mengungkapkan bahwa komunitas tersebut tidak secara langsung mendapatkan informasi dari PR PT Kereta Commuter Indonesia. Dapat disimpulkan bahwa peran PR memiliki jembatan komunikasi yang baik antara perusahaan dengan media dalam memberikan informasi tentang krisis yang sedang terjadi, namun berbeda halnya dengan komunitas pengguna KRL yang merupakan perwakilan dari para pengguna KRL , peran PR dalam memberikan informasi belum cukup karena informasi yang didapat oleh komunitas “Commuters_UNJ” berasal dari komunitas lain, bukan dari PT Kereta Commuter Indonesiasecara langsung.
  4. Technician Communicator, Peran PR juga dapat dikatakan sebagai pelaksana teknis komunikasi yang menyediakan layanan teknis berupa layanan dalam membuka akses informasi tentang krisis yang sedang terjadi. Hal ini dapat disimpulkan bahwa akses yang diberikan kepada media lebih terbuka dibanding akses informasi kepada publik, hal ini disebabkan karena media sangat mempengaruhi reputasi perusahaan, terlebih dari segi pemberitaan, dengan dibukanya informasi yang luas kepada media dibandingkan kepada publik, maka pemberitaan yang diberitakan media dapat membantu perusahaan dalam memberikan informasi kepada pengguna KRL dengan bahasa yang lebih dimengerti oleh publik, dan hal ini dapat membuat pemberitaan media yang negatif dapat berubah menjadi positif , karena PR dengan terbuka membuka akses kepada media.
C. Kesimpulan

Dalam kasus ini Public Relation khususnya harus mampu melaksanakan tugasnya dengan baik dan bernar, serta meluruskan masalah yang terjadi pada kasus ini, dan juga menjadi jembatan komunikasi antara pihak satu dengan pihak yang lainnya, agar tidak terjadi misscomunication. 

Public Relations PT Kereta Commuter Indonesia telah melaksanakan perannya dengan baik dalam memulihkan reputasi akibat krisis yang disebabkan oleh perubahan sistem E-Ticketing, meskipun krisis yang dihadapi menimbulkan kepanikan, dan konflik berupa isu baru dalam perusahaan Public Relation PT Kereta Commuter Indonesia harus cepat memberikan respon dalam memberikan konfirmasi yang akurat pada sebuah media, dan dalam mengambil sebuah keputusan PR harus bekerja dengan cepat dalam menangani kasus tersebut. Selain itu PR PT Kereta Commuter Indonesia juga mampu memberikan kebijakan dalam mengatasi krisis perubahan sistem E-Ticketing, serta PR juga mampu menjadi leader dan jembatan antara perusahaan dengan publik dalam menangani krisis. Dengan kegiatan postif Public Relations mampu merubah reputasi perusahaan dalam hal pemberitaan menjadi positif kembali.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

DIGITAL PUBLIC RELATION - EU001

Nama : Nadira Nuryahrani Astadipura
NIM : 20200502095
Universitas Esa Unggul
Wrote by Nadira Nursyahrani Astadipura
Beranda

About Author

Foto saya
Nadira Nursyahrani Astadipura
Nama saya, Nadira Nursyahrani Astadipura, bisa dipanggil Nadira atau Dira.
Lihat profil lengkapku

LATEST POSTS

  • Digital Public Relation
      PERAN PUBLIC RELATION DALAM MEMULIHKAN REPUTASI PERUSAHAAN (Kasus Manajemen Krisis PT Kereta Commuter Indonesia Pasca Perubahan Sistem E-T...
  • Kasus Eiger Dalam Public Relations
        APA ITU EIGER?      Eiger atau PT Eigerindo Multi Produk Industri adalah perusahaan dan merek yang berasal dari Indonesia, yang memprodu...

Postingan Populer

  • Digital Public Relation
      PERAN PUBLIC RELATION DALAM MEMULIHKAN REPUTASI PERUSAHAAN (Kasus Manajemen Krisis PT Kereta Commuter Indonesia Pasca Perubahan Sistem E-T...
  • Kasus Eiger Dalam Public Relations
        APA ITU EIGER?      Eiger atau PT Eigerindo Multi Produk Industri adalah perusahaan dan merek yang berasal dari Indonesia, yang memprodu...
  • Pengertian Public Relations Secara Mendalam
      APA ITU PUBLIC RELATIONS ?  Public Relation atau Humas merupakan proses interaksi antara organisasi dengan masyarakat dalam menciptakan op...
  • Cara Menulis Press Release Yang Baik dan Benar
      Apa Itu Press Release ? Press release adalah informasi yang dibuat dan disusun oleh  Public Relations (PR)  / disebut Humas di suatu indus...

FOLLOW TO UPDATES MORE CONTENT ON INSTAGRAM

@nnastadipura

Copyright © 2016 MEMPERDALAM DIGITAL PUBLIC RELATIONS. Designed by OddThemes & Blogger Templates